Besaran Kenaikan Gaji PNS 2019 Menggiurkan, Cek Sekarang!

Profesi PNS merupakan salah satu profesi yang paling banyak diminati masyarakat Indonesia. Penghasilan yang menjanjikan serta tambahan beberapa tunjangan menjadi salah satu poin plus jika Anda diterima menjadi seorang PNS. Nah, apakah di tahun 2019 akan ada kenaikan gaji PNS? Dan berapakah besaran kenaikan gaji PNS 2019? Simak ulasan berikut ini.

Besaran Kenaikan Gaji PNS 2019

Sistem Gaji PNS

Pegawai negeri sipil merupakan aparatur negara yang telah memenuhi syarat yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan dan digaji menurut perundang-undangan yang berlaku. Pegawai negeri sipil terdiri dari dua, yaitu PNS pusat dan PNS daerah. PNS pusat merupakan PNS yang beban gajinya ditanggung APBN, sedangkan PNS daerah merupakan PNS yang beban gajinya ditanggung oleh APBD.

Baca juga:

Meskipun sistem gaji dibedakan atas anggaran  yang digunakan, tetapi yang berbeda hanya pada tunjangan yang disesuaikan dengan kebijakan yang sudah diatur. Sedangkan untuk gaji pokok sudah ditetapkan sesuai dengan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) yang sudah disetujui dalam rapat paripurna DPR.

Besaran Kenaikan Gaji PNS 2019 Naik Berapa Persen?

Pemerintah menaikkan gaji PNS terakhir kalinya di tahun 2015 melalui Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2015 tentang Perubahan Ketujuh Belas Atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 mengenai Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS). Di tahun 2015 inilah gaji PNS naik sebesar 6% dibandingkan dengan gaji di tahun 2014.

Di tahun 2016, pemerintah mulai mengganti kebijakannya untuk tidak menaikkan gaji PNS. Sebagai gantinya, pemerintah memberikan THR dan gaji ke-13 yang setara dengan take home pay atau upah dibawa pulang PNS di tahun tersebut.

Baca juga  Berapa Gaji Guru PNS 2019? Ini Fakta Terbarunya!

Di tahun 2019, pemerintah mulai menetapkan gaji PNS naik tahun 2019 sebesar 5%. Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpar-RB) berencana akan menyusun PP di bulan januari 2019. Meski perkiraan PP akan terbit di bulan Maret 2019, pemerintah memastikan kenaikan gaji PNS 2019 akan terhitung mulai bulan Januari 2019 dan uang kenaikan gaji akan diakumulasikan dari bulan Januari hingga Maret 2019.

Anggaran yang disiapkan pemerintah pun sudah disetujui dan disahkan dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bulan oktober 2018. Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN), pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp 4 triliun sampai Rp 5 triliun untuk menaikkan gaji PNS di tahun 2019. Kebijakan ini diambil karena PNS tidak menerima kenaikan gaji sejak tahun 2015.

Besaran Gaji PNS Tahun 2019

Adanya Peraturan Pemerintah yang menyebutkan bahwa gaji PNS akan naik sebesar 5 % menjadi angin segar setelah 4 tahun gaji PNS tidak naik. Besaran kenaikan gaji PNS 2019 ini tak hanya berlaku bagi PNS pusat maupun daerah saja. Kenaikan gaji PNS 2019 juga berlaku untuk TNI, Polri, dan para pensiunan PNS.

Kenaikan gaji ini telah dinyatakan dalam nota keuangan RAPBN 2019 yang menunjukkan untuk penguatan produktivitas, meningkatkan kesejahteraan, dan untuk merevisi kebijakan yang sudah berlaku. Kenaikan gaji yang akan diterima PNS akan dimulai bulan Januari 2019 dan pembayarannya akan dirapel mulai bulan April 2019.

Selain gaji pokok yang akan naik, kenaikan gaji sebesar 5% juga akan mempengaruhi besaran gaji THR yang diterima di bulan Juni 2019 dan gaji ke-13 yang akan diterima di bulan Juli 2019. Sehingga besaran THR dan gaji ke-13 akan naik seperti gaji pokok PNS tahun 2019.

Baca juga  Berapa Gaji Pramugari Per Bulan? Ini ulasan Lengkapnya

Tatanan Kepangkatan dalam Gaji PNS Tahun 2019

Sebelumnya penerimaan gaji PNS ini akan disesuaikan berdasarkan golongan PNS dan masa kerja PNS. Yang mengakibatkan besaran kenaikan gaji tidak bisa disamakan antara PNS golongan I dengan PNS golongan IV. Di rancangan peraturan pemerintah yang sekarang akan ada perubahan tatanan kepangkatan. Hal ini juga akan berdampak pada meningkatnya penghasilan sejumlah pejabat negara hingga kepala daerah.

Skema penghasilan PNS ditentukan dari indeks penghasilan yang dipengaruhi oleh besaran kenaikan gaji PNS 2019 yang memiliki banyak komponen. Indeks penghasilan PNS nantinya akan terdiri dari indeks gaji, tunjangan kinerja, dan indeks kemahalan daerah. Sehingga meskipun gaji pokok PNS naik tahun 2019, tetapi jumlah penghasilan yang diterima akan berbeda.

Sebelumnya, kepangkatan PNS dibagi berdasarkan golongan dan masa kerja. Tetapi dalam rancangan peraturan pemerintah yang baru, kepangkatan PNS dibagi menjadi 3 bagian. Pangkat PNS baru ini terdiri dari jenjang pangkat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT), jenjang Pangkat Administrasi (PA), dan jabatan fungsional (JF).

Tunjangan yang Diterima PNS Tahun 2019

Dalam implementasinya, penghasilan yang diterima berdampak pada PNS tahun 2019 merupakan akumulasi dari gaji pokok, tunjangan, dan fasilitas PNS yang ditunjukkan dari indeks kemahalan daerah. Selain itu, kebijakan ini juga berdampak pada pejabat negara. Mulai dari DPR hingga kepala negara akan mendapatkan penghasilan yang meningkat sesuai dengan RPP tahun 2019.

Tunjangan merupakan salah satu keistimewaan yang diterima oleh PNS. Akan tetapi, komponen tunjangan yag diterima oleh PNS saat ini sangatlah banyak dan terlalu berbelit-belit. Hal ini mengakibatkan pada sistem penggajian yang banyak, sehingga diperlukan skema yang ringkas tetapi jelas.

Pemerintah merencanakan adanya skema tunjangan yang ringkas yang disesuaikan dengan dinamika yang terjadi, seperti inflasi dan kinerja PNS. Selain lebih sederhana, perubahan komponen tunjangan masih perlu dikaji agar tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Baca juga  Daftar Gaji PNS Tahun 2017 Terlengkap

Dengan adanya kenaikan gaji PNS sebesar 5% menjadi sebuah peningkatan pendapatan setelah peningkatan gaji PNS di tahun 2015. Besaran kenaikan gaji PNS 2019 diharapkan mampu meningkatkan kualitas PNS. Sehingga PNS dapat melayani masyarakat secara lebih optimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *