Bakal Naik? Inilah Struktur dan Skema Gaji PNS 2019 Terbaru!

Saat ini kebutuhan akan informasi struktur dan skema gaji PNS 2019 terbaru terus meningkat. Hal ini tak bisa dimungkiri karena memang PNS (Pegawai Negeri Sipil) atau yang kini disebut sebagai ASN (Aparatur Sipil Negara), masih menjadi profesi yang menjanjikan di Indonesia. Siapapun yang sukses menembus ujian menjadi ASN, akan begitu disegani.

Struktur dan Skema Gaji PNS 2019 Terbaru

Bahkan kalangan orangtua pun, lebih bangga ketika buah hati mereka berhasil menjadi seorang PNS atau ASN. Rasa tenang akan muncul saat sang putri dipersunting oleh seorang pria yang berprofesi sebagai PNS. Dan kini tampaknya keinginan menjadi PNS bakal semakin meningkat lagi karena adanya struktur dan skema gaji PNS 2019 terbaru yang membuat penghasilan makin besar.

Bocoran Struktur dan Skema Gaji PNS 2019 Terbaru

Memiliki status yang jelas hingga penghasilan tetap sekalipun sudah pensiun nanti, membuat PNS sangat menjanjikan. Namun tetap saja ada banyak sekali keluhan dan pandangan negatif kepada mereka yang bekerja sebagai PNS, terutama kalau kabar kenaikan gaji tengah digodok pemerintah.

Padahal jika menarik waktu, sebetulnya tahun 2019 ini sah-sah saja kalau para PNS akan memperoleh kenaikan gaji. Karena para abdi negara ini sudah lebih dari tiga tahun tidak pernah mengalami kenaikan penghasilan. Gaji para ASN terakhir kali naik pada tahun 2015 sebesar 16%. Sehingga kalaupun ada struktur dan skema gaji PNS 2019 terbaru yang membuat gaji mereka naik, itu wajar.

Baca juga:

Demi memberikan apresiasi pada abdi negara yang sudah tiga tahun tidak naik gaji, Kementrian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan survei tingkat kesejahteraan para ASN di seluruh Tanah Air. Survei itu menjadi data perumusan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) mengenai komponen penggajian PNS.

Jika sesuai dengan rencana, RPP Gaji PNS yang sudah disetujui oleh Presiden Joko Widodo akan ditandatangani dan berubah menjadi Perpres (Peraturan Presiden). Kalau berjalan lancar dan sesuai dengan RAPBN 2019, RPP Gaji PNS akan berubah menjadi UU APBN yang berlaku sejak 1 Januari 2019,

Baca juga  Wow, Inilah Total Gaji PNS Tertinggi Tahun 2019!

Perbedaan Skema Gaji PNS 2019 dan Sebelumnya

Satu hal yang wajib diketahui dalam struktur dan skema gaji PNS 2019 terbaru, akan ada perbedaan jumlah penghasilan berdasarkan pangkat seorang abdi negara. Menurut Herman Suryatman, Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik KemenPAN-RB, besaran penghasilan PNS di 2019 akan berdasarkan sistem merit.

Sistem merit sendiri berbasis kualifikasi, kompetensi dan kinerja sesuai dengan Undang-Undang ASN Nomor 5 Tahun 2014. Dengan begitu, nantinya gaji setiap abdi negara akan sesuai dengan catatan kompetensi kinerja mereka sehingga tak sama. Akan ada dua kategori utama penghasilan ASN terbaru nanti yakni berdasarkan gaji dan tunjangan.

Dalam struktur dan skema gaji PNS 2019 terbaru, gaji akan berdasar pada beban dan risiko pekerjaan. Sementara tunjangan terdiri dari kinerja serta kemahalan. Tunjangan kinerja terbagi atas instansional dan individual sementara tunjangan kemahalan berdasarkan indeks harga daerah. Semua perhitungan itu berdasarkan indikator kinerja.

Dengan begitu skema gaji PNS 2019 akan jelas berbeda dengan sebelumnya. Karena selama ini, masyarakat yang menjadi abdi negara memperoleh penghasilan sesuai dengan pangkat dan golongan. Sementara perhitungan terbaru, dibedakan berdasarkan beban kerja, tanggung jawab, risiko pekerjaan serta pencapaian target.

Skema Gaji Baru dan Harapan Kinerja

Hal ini jelas sesuai dengan tujuan besar pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kualitas ASN. Sekedar informasi, kualitas PNS indonesia saat ini secara rata-rata bahkan di bawah Thailand dan Malaysia. Nantinya diharapkan dengan skema gaji PNS 2019, abdi negara yang benar-benar bekerja maksimal bakal digaji dengan layak dan memperoleh penghasilan besar.

Sebaliknya, para PNS yang malas-malasan jelas tak akan memperoleh peningkatan gaji. Begitu pula para ASN di kota-kota besar metropolitan seperti Jakarta, Bandung, Balikpapan, Surabaya, jelas akan memperoleh gaji lebih besar karena kebutuhan hidup lebih tinggi. Dan mereka yang hidup di Kupang atau pelosok daerah lainnya, gaji bakal menyesuaikan.

Dengan struktur dan skema gaji PNS 2019 terbaru, pemerintah mengharapkan pengeluaran negara akan lebih terkontrol. Karena dengan perubahan ini, belanja pegawai baik di pemerintah pusat dan daerah bisa ditekan menjadi Rp 80,8 triliun. Jumlah ini jelas mengalami perubahan yang benar-benar drastis daripada sebelumnya yang menembus Rp 600 triliun.

Baca juga  Pangkat, Golongan dan Jabatan PNS 2019, Makin Mantap!

Pengeluaran negara yang begitu besar ini memang sudah menjadi kritikan  tajam dari banyak lapisan masyarakat. Para abdi negara dituding hanya menghambur-hamburkan anggaran padahal mayoritas pekerjaan mereka tidak maksimal. Banyaknya PNS yang ketahuan bolos di saat jam kerja hingga melayani masyarakat tidak memuaskan membuat profesi PNS dicibir.

Supaya semakin paham, inilah perbedaan struktur dan skema gaji PNS 2019 terbaru dengan aturan lama yang berdasarkan PP No. 7 Tahun 1977 dan PP No. 30 Tahun 2015 tentang Perubahan Lampiran PP No. 7 Tahun 1977:

1. Gaji PNS Lama

Sesuai PP No. 7 Tahun 1977, gaji PNS disesuaikan menurut Golongan dan Ruang. Di mana pangkat terendah adalah golongan IA dan tertinggi adalah IVE. Perbandingan gaji pokok kedua golongan ini adalah 1:10. Misalkan Golongan IA digaji Rp 12.000, maka IVE mendapatkan Rp 120.000

Besaran gaji PNS mengalami perubahan pada tahun 2015 di mana gaji pokok pangkat terendah IA dibandingkan pangkat tertinggi IVE adalah 1:3,786. Dengan begitu jika golongan IA memperoleh Rp 1.486.500, maka PNS golongan IVE memperoleh Rp 5.620.300

2. Gaji PNS Baru

Tak ada lagi golongan IA – IVE dalam struktur dan skema gaji PNS 2019 terbaru. Karena dalam RPP Gaji PNS baru ini, jenjang pangkat akan dibagi jadi tiga bagian yakni Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT), Jabatan Administrasi (JA) dan Jabatan Fungsional (JF)

Struktur dan Skema Gaji PNS 2019 Terbaru

Untuk skema gaji PNS 2019, pemerintah menggunakan referensi gaji PNS pemerintah Amerika pada tahun 2015 di mana perbandingan indeks gaji pangkat terendah (JA-1, JF-1) dan pangkat tertinggi (JPT-1) adalah 1:12,698.

Melihat struktur dan skema gaji PNS 2019 terbaru, bisa dibilang kalau penggajian PNS di setiap provinsi jelas bakal berbeda. Karena sesuai dengan tingkat kemahalan di tiap daerah, tentu akan ada PNS yang gajinya meningkat, tapi ada juga yang tidak.

Baca juga  Gaji Pramugari Sriwijaya Air, Berapa yah?

Perhitungan Struktur Gaji PNS 2019 dan Sebelumnya

Salah satu perbedaan mendasar antara gaji PNS lama dengan yang baru adalah pada gaji pokok. Hanya saja di perhitungan lama, para PNS mendapatkan berbagai tunjangan per bulan mulai dari Tunjangan Istri/Suami, Tunjangan Anak, Tunjangan Umum/Jabatan Fungsional/Jabatan Struktural, Tunjangan Beras, Tunjangan Kinerja, Tunjangan PPh, Uang Makan sampai Honor SPK.

Tak main-main, berbagai tunjangan itu membuat penghasilan bulanan PNS membengkak mulai dari belasan hingga puluhan dan ratusan juta rupiah per bulan. Dalam struktur dan skema gaji PNS 2019 terbaru, seluruh tunjangan dihapus tapi gaji pokok meningkat. Pangkat terendah JA-1, JF-1 akan meraih Rp 3,1 juta dan pangkat tertinggi JPT-I mendapat gaji pokok Rp 39,3 juta/bulan.

Tabel Tunjangan Kinerja PNS

Struktur gaji PNS 2019

Dalam tabel struktur gaji PNS 2019, besaran Tunjangan Kinerja seluruh pangkat PNS adalah sama yakni 5% dari gaji pokok. Untuk lebih menjamin kehidupan para PNS, Tunjangan Kemahalan Daerah terbesar dipegang oleh ibukota DKI Jakarta yang mencapai 117,54% dari gaji pokok. Sementara provinsi dengan Tunjangan Kemahalan Daerah terendah di Indonesia adalah NTT yakni o,00%.

skema gaji PNS 2019

Di pulau Sumatera, Tunjangan Kemahalan terbesar dipegang Bangka Belitung dengan 64,32%. Tepat di bawah DKI Jakarta, provinsi Papua memegang Tunjangan Kemahalan Daerah tertinggi yakni 71,96%. Para PNS yang ada di Yogyakarta harus puas dengan Tunjangan Kemahalan Daerah terendah di pulau Jawa yakni ‘hanya’ 10,33% dari gaji pokok.

Dalam struktur dan skema gaji PNS 2019 terbaru juga membuat besaran pensiunan berubah. Para abdi negara jelas harus bahagia karena dengan gaji pokok yang meningkat, uang pensiunan bertambah. Karena besaran Jaminan Hari Tua (JHT) di masa pensiun adalah 70% dari gaji pokok. Sehingga PNS pangkat terendah nanti tetap berhak atas Rp 2,17 juta/bulan saat sudah pensiun.

Nah, dengan struktur dan skema gaji PNS 2019 terbaru diharapkan kehidupan para PNS akan lebih sejahtera. Nantinya semakin rajin para PNS, jelas perhitungan gaji bakal meningkat. Untuk Anda yang berniat menjadi abdi negara, semoga tetap semangat dan terus berusaha. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *