Pengalaman Bagaimana Cara Saya Menghapal Al- Qur’an 30 Juz

Alhamdulillah, banyak hal yang patut kita syukuri, salah satunya saya masih diberi kesehatan dan kesempatan untuk memberikan sajian tentang pengalaman saya menghapal Al Quran selama di pesantren. Berbicara mengenai pengalaman, tentunya setiap orang berbeda – beda. Apalagi jika kita berbicara mengenai mengahapal Al Quran, sudah sangat lumrah setiap penghapal alias hafidz memiliki metode dan caranya masing- masing.

Saya sendiri sekolah di pesantren selama 6 tahun, dan Alhamdulillah bisa menghapal 30 juz dalam waktu 2 tahun lebih, belum termasuk darasan/muraja’ahnya yah. Gelar hafidz sangatlah tidak cocok untuk saya dapatkan, kenapa? Yah, saya bukan penghapal sebenarnya, tetapi saya itu orang yang telah menghapal. Itu menurut saya, jadi perjuangan sebenarnya itu dimulai saat kita mulai mengulangi hapalan/ muraja’ah.

Fokus menghapal Al Quran! Jangan lupa muraja’ah.

Tapi bagaimana pun, pengalaman yah pengalaman. Saya akan share rahasia di balik cara menghapal Al-Quran menurut versi saya sendiri.

Pengalaman/ Rahasai Menghapal Al- Qur’an

Sudah jelas tertera di Al-Quran bahwa sanya Allah swt. akan memudahkan umat muslim untuk menghapal Al-Quran. Dan itu benar.

Namun, yang menjadi problematika sekarang adalah banyak orang yang sudah berusaha menghapala Al-Quran, membaca nya sampai berulang kali, namun tak kunjung hapal. Bagaimana itu?

Apakah pernyataan Al-Quran terkait kemudahan yang dijanjikan tidak lah benar adanya?

Jawabannya, tidak…. Bukan seperti itu. Banyak orang yang berusaha menghapal Al-Quran namun tak kunjung hapal. Ini lah bentuk kasih sayang Allah swt. kepada hamba- hambanya. Hal ini tentunya menjadi suatu indikator bagi kita untuk lebih mengintropeksi diri/ muhasabah.

Nih yah, berdasarkan artikel yang saya baca, kelebihan dari sulitnya menghapal Al-Quran adalah:

  • Pahala ganda
  • Terhindar dari maksiat
  • Bisa Menghapus dosa
  • dsb.

Nah, jadi tak usah sedih yah, kalau kalian merasa sulit menghapal, nanti bakalan enak dan lancar kok. Saya saja awal- awalnya sulit, tapi karena biasa, yah jadi mudah ujung- ujungnya.

Nah, jadi apa rahasia cara menghapal Al-Quran ini?

Ini yang pernah saya tanyakan ke guru saya, Al- Ustadz Al-Hafidz Hanafing S.Q.. Lantas, apa jawaban beliau?

“setiap orang mempunyai cara dan metode menghapal yang berbeda- beda. Mungkin kamu bisa menghapal dengan metode A, tapi orang lain belum tentu bisa”.

Itu yang beliau katakan kepada saya… Kurang lebih seperti itu. Jadi ada kemungkinan kalian memiliki metode yang sama dengan teman kalian. Jadi tidak ada salah nya bertanya, untuk meminta tips dan trik nya, 🙂

Yang penting, jangan melupakan hal yang fundamental dalam sebelum menghapal Al Quran yah…

1. Niat

Niat anda harus bersih, lurus dan fokus. Cobalah utnuk tidak terlalu menghiraukan hal lain. Yah, menghapal memang membutuhkan perhatian ekstra, sebanding dengan kemuliaan yang akan kita dapatkan kemudian kelak. Amiinnn

Selain itu, bersihkan hati. Sering- seringlah beristigfar. Kalau kita berlumuran dosa, maka akan terasa sulit menghapal dikarenakan hati kita masih gelap dan kotor.

“Ilmu itu cahaya, dan cahaya tidak akan masuk ke dalam tempat yang gelap”

2. Motivasi

Nah, ini sebenarnya yang sangat mendorong saya untuk menghapal ayat ayat suci Al Quran. Saya masih ingat dulu motivasi saya karena ditolak wanita. Duhh…

Jadi saya ingin membuktikan, bahwa saya bisa kok menghapal Al Quran, Alhamdulillah, setelah sekian lama menghapal, ternyata saya sadar bahwa motivasi yang seperti itu tidak sepenuhnya benar dan baik. Toh, kita kan harusnya menghapal karena mencari ridho Allah swt. Tpi saya sudah sadar sekarang kok 🙂

Belum lengkap rasanya kalau saya tidak memberikan analogi nya kepada pembaca sekalian.

Analogi

Kita lihat komputer dimana setiap komputer itu memiliki komponen nya masing- masing, sehingga menghasilkan kinerja dan kecepatan yang berbeda- beda pula. Semakin bagus komponennya, semakin bagus pula spesifikasi dan kinerjanya.

Sama hal nya saat kita menghapal Al Quran, setiap orang memiliki metode, kemampuan dan kecepatan menghapal masing- masing, sehingga tidak selalu bisa disamakan satu sama lain. Begitulah….

So, saat kalian mencoba untuk menghapal Al Quran, tidak ada salah nya minta saran yah kepada orang yang jago dan cepat menghapal. Siapa tahu kamu mempunyai metode yang sama, ataukah kamu suka dengan metode yang mereka pakai.

Jadi intinya, kembali kepada diri kita sendiri. Dan sebelum itu, sebaiknya kalian membersihkan hati dulu, meluruskan niat, jangan sampai goyah, dan benarkan motviasi. Jangan sampai seperti saya yang waktu itu mempunyai motivasi yang salah, 🙂

Dan ingat!! Perjuangan sebenarnya ada pada saat kalian muraja’ah. Saat kalian selesai menghapal 30 juz, kalian harus lebih ekstra untuk mengulangi hapalan kalian, dimana hal ini jauh lebih susah.

Cara Saya Muraja’ah/ Mengulangi Hapalan

Saya ini sebenarnya lebih suka mendengarkan Al- Qur’an mp3 setiap mengerjakan sesuatu. Jadi sangat enak rasanya, bisa mendaras hapalan sambil mengerjakan tugas. Hal ini bukan berarti saya tidak pernah membaca Al-Quran lagi, tapi tidak ada salah nya mendengarkan Al Quran dengan memanfaatkan fasilitas yang ada. Saat kalian memiliki waktu luang, tentu kalian bisa langsung membaca Al Quran.

Bagaimana jika kalian harus mengerjakan sesuatu? Tentu cara yang paling jitu adalah dengan mendengarkan Mp3.

Baiklah pemirsa, mungkin itulah yang bisa saya sampaikan. Semoga bisa bermanfaat dan memberi inspirasi kepada teman teman sekalian. Jangan lupa berdoa yah !!

Bilamana ada pertanyaan, saran dan komentarn, bisa tulis di bawah yah, atau kontak via gmail.

Sekian dan terima kasih

Salam…